Rabu, 11 November 2009
Senin, 12 Oktober 2009
DIJUAL MESIN KASIR BARU BERGARANSI
Sharp XE-A 203 Merupakan Cash Register /Mesin Kasir
yang banyak dipakai di Depot, Resto,Foodcourt,
Toko Baju, Mini Market, dll.
* Menggunakan Kertas Thermal (58 mm)
* 99 Dept, 1200PLU’S
* Drawer terdapat 5 uang kertas & 8 uang koin
* Terdapat 1 Printer
* Dapat mencopy struk penjualan
* Dapat mencetak nama menu, nama kasir dan logo
* Laporan penjualan harian/ periodik /bulanan
* Tersedia 25 shift kasir
* On Line PC hanya untuk setup menu dan logo
* Mudah dalam program dan pemakainnya.
HARGA Rp. 2.900.000,-
Hubungi : 031-5993107/ sms. 031-70916051
Minggu, 02 Agustus 2009
INFO DAFTAR HARGA KURMA

DAFTAR HARGA KURMA PER 3 AGUSTUS 2009
HARGA DAPAT BERUBAH SEWAKTU-WAKTU TANPA PEMBERITAHUAN
KEMASAN 1DUS/10KG
KURMA SAYER RED Rp. 115.000,-
KURMA NAGHAL Rp. 120.000,-
KURMA JABARI Rp. 205.000,-
KURMA LULU Rp. 280.000,-
KURMA BAHRI Rp. 150.000,-
KURMA MESIR SULTHON Rp. 175.000,-
KURMA MADINAH RB Rp. 175.000,-
KURMA SOFRI Rp. 460.000,-
KURMA MABRUM SPESIAL Rp. 860.000,-
KEMASAN 1DUS/5KG
KURMA MESIR SAHARA Rp. 100.000,-
KURMA MEJOOL AMERIKA Rp. 730.000,-
KURMA PALMFRUTT TUNISIA Rp. 300.000,-
KEMASAN 1 DUS/4KG
KURMA KING DATES TUNISIA Rp. 235.000,-
KEMASAN 1 DUS (12PACK @ 500GR)
KURMA PALMFRUTT TUNISIA Rp. 380.000,-
KEMASAN 1 DUS (16PACK @ 300GR)
KURMA KING DATES TUNISIA Rp. 340.000,-
UNTUK PEMESANAN SEGERA HUBUNGI
ABU ABDIRROHMAN ACHMAD DJUNAEDI
OWNER TOKO HERBAL LASKAR PELANGI
TELP. 031-5993107
SMS. 031-70916051
Minggu, 05 Juli 2009
INFO DAUROH NASIONAL NGAWI 2009
Bismillahirrohmanir rohim,
DAUROH NASIONAL BERSAMA ULAMA BESAR NEGERI YAMAN
ASY-SYAIKH ABU ABDISSALAM HASAN BIN QOSIM AR-ROIMY
Ulama ahli hadits penulis kitab Irsyadul Bariyyah, murid senior 4 imam: Syaikh Al Albany, Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, Syaikh Muqbil, Syaikh Robi’
ASY-SYAIKH AL WALID ABU IBROHIM MUHAMMAD BIN MANI’
Ulama senior teman seperjuangan Syaikh Muqbil, pendiri dakwah di ibukota Shon’a Yaman
Tema:
SABAR DAN KOKOH MENITI JEJAK SALAFUS SHOLIH
Waktu Insya Allah:
Sabtu-Senin, 25-27 Rajab 1430 H (18-20 Juli 2009)
Tempat:
Masjid Agung Baiturrohman
Ngawi, Jawa Timur, Indonesia.
Kontak Informasi:
Sumatera:
Ustadz Habibi Aceh (081 317 508 965)
Jawa:
Ustadz Nafil Kebumen (081 542 981 924)
Ustadz Fajar Kendal (081 228 258 032)
Ustadz Imam Hanafi Lamongan (081 231 687 923)
Kalimantan:
Ustadz Abdul Wahab (081 346 309 339)
Sulawesi:
Ustadz Asnur Kendari (081 548 766 203)
Ambon:
Ustadz Abu Usamah Ambon (081 247 092 245)
Malaysia:
Ustadz Fauzi (+60167490493)
KONTAK PANITIA Penyelenggara:
Ma’had Ittiba’ussunnah
Telp.(0251) 746422 - 7775858
HP.08155 142 969
Bekerjasama dengan PEMKAB NGAWI.
Sumber: Pamflet Dauroh.
(Insya Allah akan disiarkan LIVE secara online melalui paltalk room Islam dan streaming radio Syiar Sunnah http://radio. darussunnah. or.id)
DAUROH NASIONAL BERSAMA ULAMA BESAR NEGERI YAMAN
ASY-SYAIKH ABU ABDISSALAM HASAN BIN QOSIM AR-ROIMY
Ulama ahli hadits penulis kitab Irsyadul Bariyyah, murid senior 4 imam: Syaikh Al Albany, Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, Syaikh Muqbil, Syaikh Robi’
ASY-SYAIKH AL WALID ABU IBROHIM MUHAMMAD BIN MANI’
Ulama senior teman seperjuangan Syaikh Muqbil, pendiri dakwah di ibukota Shon’a Yaman
Tema:
SABAR DAN KOKOH MENITI JEJAK SALAFUS SHOLIH
Waktu Insya Allah:
Sabtu-Senin, 25-27 Rajab 1430 H (18-20 Juli 2009)
Tempat:
Masjid Agung Baiturrohman
Ngawi, Jawa Timur, Indonesia.
Kontak Informasi:
Sumatera:
Ustadz Habibi Aceh (081 317 508 965)
Jawa:
Ustadz Nafil Kebumen (081 542 981 924)
Ustadz Fajar Kendal (081 228 258 032)
Ustadz Imam Hanafi Lamongan (081 231 687 923)
Kalimantan:
Ustadz Abdul Wahab (081 346 309 339)
Sulawesi:
Ustadz Asnur Kendari (081 548 766 203)
Ambon:
Ustadz Abu Usamah Ambon (081 247 092 245)
Malaysia:
Ustadz Fauzi (+60167490493)
KONTAK PANITIA Penyelenggara:
Ma’had Ittiba’ussunnah
Telp.(0251) 746422 - 7775858
HP.08155 142 969
Bekerjasama dengan PEMKAB NGAWI.
Sumber: Pamflet Dauroh.
(Insya Allah akan disiarkan LIVE secara online melalui paltalk room Islam dan streaming radio Syiar Sunnah http://radio. darussunnah. or.id)
Minggu, 15 Maret 2009
KISAH PENJUAL DAN PEMBELI TANAH
KISAH PENJUAL DAN PEMBELI TANAH
Abu Huroiroh mengisahkan, ada seorang laki-laki membeli sebidang tanah kepada orang lain. Kemudian si pembeli tanah menemukan sebuah tempayan di dalam tanah yang dibelinya. Di dalam tempayan itu ada emasnya! Berkatalah si pembeli tanah kepada penjual tanah, “Ambillah emasmu! Karena saya hanya membeli tanah padamu bukan membeli emas.”
“Saya menjual tanah dan segala yang ada di dalamnya,”sahut si penjual tanah kepada pembeli.
Akhirnya mereka mengadu pada seorang laki-laki (agar menjadi hakim), supaya ia mengadili perkara itu. Sang hakim berujar, “Apakah kalian berdua mempunyai anak?” salah satu dari mereka berdua menjawab, “SAya mempunyai anak laki-laki” Salah satunya menjawab, “Saya mempunyai anak gadis”
“Nikahkan anak laki-laki dan anak gadis kalian itu!Lalu nafkahi keduanya dengan harta emas tersebut dan gunakan pula harta itu untuk bersedekah,”kata sang hakim.
Sumber : HR.Bukhori No.3285, Muslim No.1721, Riyadhus Shalihin No.1826
Abu Huroiroh mengisahkan, ada seorang laki-laki membeli sebidang tanah kepada orang lain. Kemudian si pembeli tanah menemukan sebuah tempayan di dalam tanah yang dibelinya. Di dalam tempayan itu ada emasnya! Berkatalah si pembeli tanah kepada penjual tanah, “Ambillah emasmu! Karena saya hanya membeli tanah padamu bukan membeli emas.”
“Saya menjual tanah dan segala yang ada di dalamnya,”sahut si penjual tanah kepada pembeli.
Akhirnya mereka mengadu pada seorang laki-laki (agar menjadi hakim), supaya ia mengadili perkara itu. Sang hakim berujar, “Apakah kalian berdua mempunyai anak?” salah satu dari mereka berdua menjawab, “SAya mempunyai anak laki-laki” Salah satunya menjawab, “Saya mempunyai anak gadis”
“Nikahkan anak laki-laki dan anak gadis kalian itu!Lalu nafkahi keduanya dengan harta emas tersebut dan gunakan pula harta itu untuk bersedekah,”kata sang hakim.
Sumber : HR.Bukhori No.3285, Muslim No.1721, Riyadhus Shalihin No.1826
JURAIJ, AHLI IBADAH YANG SHOLIH
JURAIJ, AHLI IBADAH YANG SHOLIH
Dahulu di masa sebelum Rasulullah shollallahu’alahi wa sallam diutus, ada seorang ahli ibadah yang sholih di kalangan bani Isroil bernama Juraij. Ia memiliki sebuah rumah ibadah (shouma’ah) yang biasa dipakainya untuk beribadah.
Pada suatu hari, ibunya dating memanggil,”Ya Juraij.” Ketika itu dia sedang sholat. Maka Juraij berkata,”Ya Rabbi, ibuku atau sholatku.” Maka dia melanjutkan sholatnya, sehingga pulanglah ibunya.
Keesokan harinya ibunya dating kembali di saat juraij sedang sholat. Dan seperti sebelumnya Juraij tetap memilih sholatnya. Demikian pula ketika keeokan harinya untuk yang ketiga kalinya. Sang ibu memanggil, Juraij tidak menyambutnya lagi. Akhirnya marahlah sang ibu. Ia kemudian berdoa, “Ya Allah janganlah Engkau mewafatkannya sampai dia bertemu dengan perempuan pelacur.
Juraij memang terkenal sebagai seorang ahli ibadah di kalangan Bani Isroil. Hingga suatu saat ada seorang pelacur yang terkenal dengan kecantikannya berkata, “Jika kalian mau, aku dapat menggoda Juraij”
Maka pergilah wanita tersebut ke rumah Juraij dan merayunya. Tetapi sedikitpun Juraij tidak mau melihatnya. Maka ia berzina dengan seorang penggembala yang tidak jauh dari rumah ibadah Juraij hingga dia pun hamil.
Ketik anak yang dikndungya telah lahir, wanita pelacur tersebut berkata kepada orang-orang, “Ini adalah anak Juraij.”
Orang-orang yang mendengarnya marah, dan segera ke rumah ibadah Juraij mereka menghancurkan rumah ibadah Juraij dan memukulinya, “Kenapa kalian melakukan ha ini?” Tanya Juraij
Orang-orang menjawab, “Karena Engkau telah berzina dengan pelacur ini. Dia telah melahirkan anak darimu.”
Juraij berkata,” Mana bayi itu?” Orang – orang lantas membawa bayi tersebut kepada Juraij. “Lepaskan aku, biarkan aku sholat dulu,” pinta Juraij.
Selesai sholat Juraij mendekati bayi itu dan menekan perutya dengan jari sambil berkata, “Wahai bayi siapakah ayahmu?” Tiba-tiba bayi itu menjawab,”Fulan si penggembala.”
Setelah mendengar keterangan bayi itu orang-orang menciu dan memeluk Juraij. Mereka ingin membangun kembli rumah ibadah Juraij dari emas, aka tetapi Juraij berkata,”Tidak usah, kembalikan saja seperti semula lagi.”
Maka mereka segera membangun kembali rumah ibadah Juraij.
Sumber : Hadist Abu Huroiroh riwayat Bukhori no. 3253 dan Muslim no. 2550
Dahulu di masa sebelum Rasulullah shollallahu’alahi wa sallam diutus, ada seorang ahli ibadah yang sholih di kalangan bani Isroil bernama Juraij. Ia memiliki sebuah rumah ibadah (shouma’ah) yang biasa dipakainya untuk beribadah.
Pada suatu hari, ibunya dating memanggil,”Ya Juraij.” Ketika itu dia sedang sholat. Maka Juraij berkata,”Ya Rabbi, ibuku atau sholatku.” Maka dia melanjutkan sholatnya, sehingga pulanglah ibunya.
Keesokan harinya ibunya dating kembali di saat juraij sedang sholat. Dan seperti sebelumnya Juraij tetap memilih sholatnya. Demikian pula ketika keeokan harinya untuk yang ketiga kalinya. Sang ibu memanggil, Juraij tidak menyambutnya lagi. Akhirnya marahlah sang ibu. Ia kemudian berdoa, “Ya Allah janganlah Engkau mewafatkannya sampai dia bertemu dengan perempuan pelacur.
Juraij memang terkenal sebagai seorang ahli ibadah di kalangan Bani Isroil. Hingga suatu saat ada seorang pelacur yang terkenal dengan kecantikannya berkata, “Jika kalian mau, aku dapat menggoda Juraij”
Maka pergilah wanita tersebut ke rumah Juraij dan merayunya. Tetapi sedikitpun Juraij tidak mau melihatnya. Maka ia berzina dengan seorang penggembala yang tidak jauh dari rumah ibadah Juraij hingga dia pun hamil.
Ketik anak yang dikndungya telah lahir, wanita pelacur tersebut berkata kepada orang-orang, “Ini adalah anak Juraij.”
Orang-orang yang mendengarnya marah, dan segera ke rumah ibadah Juraij mereka menghancurkan rumah ibadah Juraij dan memukulinya, “Kenapa kalian melakukan ha ini?” Tanya Juraij
Orang-orang menjawab, “Karena Engkau telah berzina dengan pelacur ini. Dia telah melahirkan anak darimu.”
Juraij berkata,” Mana bayi itu?” Orang – orang lantas membawa bayi tersebut kepada Juraij. “Lepaskan aku, biarkan aku sholat dulu,” pinta Juraij.
Selesai sholat Juraij mendekati bayi itu dan menekan perutya dengan jari sambil berkata, “Wahai bayi siapakah ayahmu?” Tiba-tiba bayi itu menjawab,”Fulan si penggembala.”
Setelah mendengar keterangan bayi itu orang-orang menciu dan memeluk Juraij. Mereka ingin membangun kembli rumah ibadah Juraij dari emas, aka tetapi Juraij berkata,”Tidak usah, kembalikan saja seperti semula lagi.”
Maka mereka segera membangun kembali rumah ibadah Juraij.
Sumber : Hadist Abu Huroiroh riwayat Bukhori no. 3253 dan Muslim no. 2550
ONTA NABI SHOLIH ‘ALAIHISSALAM
ONTA NABI SHOLIH ‘ALAIHISSALAM
Bangsa Tsamud merupakan bangsa ‘Ad generasi kedua. Mereka memiliki peternakan dan pertanian yang amat melimpah. Mereka sanggup merubah tanah menjadi istana yang indah. Gunung-gunung batu bisa mereka jadikan gedung-gedung yang indah. Akan tetapi mereka mengingkari bahwa semua itu adalah ni’mat dari Allah. Dan mereka beribadah kepada selain Allah.
Lalu Allah mengutus seorang rosul dari saudara mereka sendiri, yaitu Nabi Sholih ‘alaihissalam. Mereka mengenali Nabi Sholih, tentang nasab dan kedudukannya. Mereka juga tahu keutamaan dan kesempurnaan Nabi Sholih ‘alaihissalam. Kejujuran dan sifat amanah beliau. Maka Nabi Sholih ‘alaihissalam menyeru kaumnya agar kembali kepada Allah dan memurnikan agama hanya untuk Allah. Dan agar meninggalkan semua yang mereka sembah selain Allah. Beliau mengingatkan kaum Tsamud akan ni’mat-ni’mat Allah akan tetapi tidak ada yang mengikutinya selain sedikit.
Pada suatu hari, ketika kaum Tsamud berkumpul di tempat pertemuan mereka datanglah Nabi Sholih ‘alaihissalam dan mengajak mereka ke jalan Allah. Ia mengingatkan, menyuruh berhti-hati, menasehati, dan menyeru kaumnya. Maka kaumnya berkata, “ Jika engkau bisa mengeluarkan seekor onta betina untuk kami dari batu besar dan keras ini, seekor onta dengan sifat-sifat demikian…..demikian…..” lalu kaum Nabi Sholih menyebutkan sifat-sifat dan tanda-tanda yang mereka inginkan
Maka berkatalah Nabi Sholih kepada mereka, “ Bagaimana menurut pendapat kalian itu, apakah kalian akan beriman dengan apa yang aku telah datang kepada kalian dan membenarkan apa yang dengannya aku diutus?” Maka mereka menjawab “Ya”
Maka Nabi Sholih mengambil dan memegang janji mereka. Setelah itu Nabi Sholih pergi ke tempat sholatnya lalu ia mengerjakan sholat. Setelah itu beliau berdoa kepada Rabbnya agar mengabulkan permintaan kaumnya. Allah perintahkan kepada bat besar dan keras tersebut agar mengeluarkan seekor onta betina yang besar sesuai dengan keinginan kaum Nabi Sholih tersebut.
Setelah onta betina itu muncul, mereka menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Juga bukti yang sangat jelas. Akhirnya banyak diantara mereka yang beriman. Tetapi yang tidak beriman lebih banyak lagi. Mereka tetap dalam kekafiran, kesesatan, dan keingkaran mereka.
Nabi Sholih berkata, “Ini adalah onta Allah yang tidak sama dengan onta-onta yang lain. Dalam bentuk, keutamaan, serta manfaatnya bagi kalian. Onta ini adalah salah satu tanda kekuasaan Allah akan kejujuranku, dan luasnya rahmat Rabb kalian. Maka biarlah ia makan di bumi Allah. Allah lah yang akan memberi rizkinya. Dan kalian dapat memanfaatkannya. Kalian bisa mengambil air bergantian dengan onta ini setiap satu hari. Dan kalian juga boleh memerah susunya dan memenuhi bejana kalian” maka hal ini terus berlanjut sampai waktu yang dikehendaki Allah.
Demikianlah Nabi Sholih mengimgatkan agar kaumnya tidak mengganggu onta itu. Karena jika mereka melanggarnya Allah akan timpakan adzab yang pedih.
Pada saat itu di kota mereka ada 9 tokoh yang menjadi syaithon di tengah kaumnya. Mereka selalu menentang keras apa yang dibawa Nabi Sholih. Mereka halangi manusia dari jalan Allah. Mereka juga berbuat kerusakan di muka bumi. Nabi Sholih telah engingatkan mereka agar jangan menyembelih onta tersebut. Namun 9 tokoh itu bermusyawarah untuk menyembelih onta itu.
Bangkitlah salah seorang yang paling celaka dalam kabilah mereka. Mereka mengirimnya untuk menangkap dan menyembelih onta Nabi Sholih. Semua mendukung dan memberi semangat. Onta itu akhirnya disembelih!
Ketika Nabi Sholih melihat hal itu tahulah beliau bahwa adab pasti akan datang. Karena kejahatan mereka telah mencapai puncaknya. Tidak ada harapan untuk diperbaiki lagi. Berkatalah Nabi Sholih, “Bersenang-senanglah kalian di rumah kalian selama tiga hari. Hal itu adalah janji yang tak dapat didustakan.
Selama tiga hari, 9 tokoh jahat tadi bersepakat untuk membunuh Nabi Sholih. Mereka pun berjanji dan bersumpah akan menjaga rahasia tersebut agar tidak diketahui oleh kerabat Nabi Sholih karena kerabat Nabi Sholih adalah orang yang terpandang dan mulia di negeri itu. Mereka berkata,”Sungguh kami benar-benar akan menyerang dia dan keluarganya di malam hari dengan tiba-tiba. Kemudian jika keluarganya mengira kita yang membunuhnya kita bersumpah di hadapan mereka ,’kami tidak menyaksikan kematian keluarganya itu (Nabi Sholih) dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar”
Mereka segera melaksanakan makar yang besar ini. Tetapi Allah mmbalas maker tersebut untuk menolong Nabi Sholih. Maka ketika mereka bersembunyi di balik gunung untuk menyergap Nabi Sholih, maka Allah mulai mengadzb mereka. Maa mereka menjadi orang pertama yang masuk neraka jahannam di antara kaumnya.
Allah menimpakan batu besar kapada mereka dari atas gunung. Matilah mereka dengan cara yang mengerikan.
Kemudian setelah berlalu tiga hari semenjak peristiwa ini, datanglah sebuah teriakan yang menggelegar dari atas mereka dan gempa yang dahsyat dari bawah mereka. Akhirnya matilah mereka semua. Dan Allah menyelamatkan Nabi Sholih serta orang-orang beriman yang bersama beliau.
Nabi Sholih pun meninggalkan mereka seraya berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepada kalian risalah Robbku. Dan aku telah menasehati kalian. Akan tetapi kalian tidak meyukai orang-orang yang memberi nasehat.”
Sumber : Al Majmu’atul kamilah lilmuallafat juz 8, karya syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa’dy hal. 340-341, Qoshoshul Anbiya’ Ibnu Katsir hal 82)
Bangsa Tsamud merupakan bangsa ‘Ad generasi kedua. Mereka memiliki peternakan dan pertanian yang amat melimpah. Mereka sanggup merubah tanah menjadi istana yang indah. Gunung-gunung batu bisa mereka jadikan gedung-gedung yang indah. Akan tetapi mereka mengingkari bahwa semua itu adalah ni’mat dari Allah. Dan mereka beribadah kepada selain Allah.
Lalu Allah mengutus seorang rosul dari saudara mereka sendiri, yaitu Nabi Sholih ‘alaihissalam. Mereka mengenali Nabi Sholih, tentang nasab dan kedudukannya. Mereka juga tahu keutamaan dan kesempurnaan Nabi Sholih ‘alaihissalam. Kejujuran dan sifat amanah beliau. Maka Nabi Sholih ‘alaihissalam menyeru kaumnya agar kembali kepada Allah dan memurnikan agama hanya untuk Allah. Dan agar meninggalkan semua yang mereka sembah selain Allah. Beliau mengingatkan kaum Tsamud akan ni’mat-ni’mat Allah akan tetapi tidak ada yang mengikutinya selain sedikit.
Pada suatu hari, ketika kaum Tsamud berkumpul di tempat pertemuan mereka datanglah Nabi Sholih ‘alaihissalam dan mengajak mereka ke jalan Allah. Ia mengingatkan, menyuruh berhti-hati, menasehati, dan menyeru kaumnya. Maka kaumnya berkata, “ Jika engkau bisa mengeluarkan seekor onta betina untuk kami dari batu besar dan keras ini, seekor onta dengan sifat-sifat demikian…..demikian…..” lalu kaum Nabi Sholih menyebutkan sifat-sifat dan tanda-tanda yang mereka inginkan
Maka berkatalah Nabi Sholih kepada mereka, “ Bagaimana menurut pendapat kalian itu, apakah kalian akan beriman dengan apa yang aku telah datang kepada kalian dan membenarkan apa yang dengannya aku diutus?” Maka mereka menjawab “Ya”
Maka Nabi Sholih mengambil dan memegang janji mereka. Setelah itu Nabi Sholih pergi ke tempat sholatnya lalu ia mengerjakan sholat. Setelah itu beliau berdoa kepada Rabbnya agar mengabulkan permintaan kaumnya. Allah perintahkan kepada bat besar dan keras tersebut agar mengeluarkan seekor onta betina yang besar sesuai dengan keinginan kaum Nabi Sholih tersebut.
Setelah onta betina itu muncul, mereka menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Juga bukti yang sangat jelas. Akhirnya banyak diantara mereka yang beriman. Tetapi yang tidak beriman lebih banyak lagi. Mereka tetap dalam kekafiran, kesesatan, dan keingkaran mereka.
Nabi Sholih berkata, “Ini adalah onta Allah yang tidak sama dengan onta-onta yang lain. Dalam bentuk, keutamaan, serta manfaatnya bagi kalian. Onta ini adalah salah satu tanda kekuasaan Allah akan kejujuranku, dan luasnya rahmat Rabb kalian. Maka biarlah ia makan di bumi Allah. Allah lah yang akan memberi rizkinya. Dan kalian dapat memanfaatkannya. Kalian bisa mengambil air bergantian dengan onta ini setiap satu hari. Dan kalian juga boleh memerah susunya dan memenuhi bejana kalian” maka hal ini terus berlanjut sampai waktu yang dikehendaki Allah.
Demikianlah Nabi Sholih mengimgatkan agar kaumnya tidak mengganggu onta itu. Karena jika mereka melanggarnya Allah akan timpakan adzab yang pedih.
Pada saat itu di kota mereka ada 9 tokoh yang menjadi syaithon di tengah kaumnya. Mereka selalu menentang keras apa yang dibawa Nabi Sholih. Mereka halangi manusia dari jalan Allah. Mereka juga berbuat kerusakan di muka bumi. Nabi Sholih telah engingatkan mereka agar jangan menyembelih onta tersebut. Namun 9 tokoh itu bermusyawarah untuk menyembelih onta itu.
Bangkitlah salah seorang yang paling celaka dalam kabilah mereka. Mereka mengirimnya untuk menangkap dan menyembelih onta Nabi Sholih. Semua mendukung dan memberi semangat. Onta itu akhirnya disembelih!
Ketika Nabi Sholih melihat hal itu tahulah beliau bahwa adab pasti akan datang. Karena kejahatan mereka telah mencapai puncaknya. Tidak ada harapan untuk diperbaiki lagi. Berkatalah Nabi Sholih, “Bersenang-senanglah kalian di rumah kalian selama tiga hari. Hal itu adalah janji yang tak dapat didustakan.
Selama tiga hari, 9 tokoh jahat tadi bersepakat untuk membunuh Nabi Sholih. Mereka pun berjanji dan bersumpah akan menjaga rahasia tersebut agar tidak diketahui oleh kerabat Nabi Sholih karena kerabat Nabi Sholih adalah orang yang terpandang dan mulia di negeri itu. Mereka berkata,”Sungguh kami benar-benar akan menyerang dia dan keluarganya di malam hari dengan tiba-tiba. Kemudian jika keluarganya mengira kita yang membunuhnya kita bersumpah di hadapan mereka ,’kami tidak menyaksikan kematian keluarganya itu (Nabi Sholih) dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang benar”
Mereka segera melaksanakan makar yang besar ini. Tetapi Allah mmbalas maker tersebut untuk menolong Nabi Sholih. Maka ketika mereka bersembunyi di balik gunung untuk menyergap Nabi Sholih, maka Allah mulai mengadzb mereka. Maa mereka menjadi orang pertama yang masuk neraka jahannam di antara kaumnya.
Allah menimpakan batu besar kapada mereka dari atas gunung. Matilah mereka dengan cara yang mengerikan.
Kemudian setelah berlalu tiga hari semenjak peristiwa ini, datanglah sebuah teriakan yang menggelegar dari atas mereka dan gempa yang dahsyat dari bawah mereka. Akhirnya matilah mereka semua. Dan Allah menyelamatkan Nabi Sholih serta orang-orang beriman yang bersama beliau.
Nabi Sholih pun meninggalkan mereka seraya berkata, “Wahai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepada kalian risalah Robbku. Dan aku telah menasehati kalian. Akan tetapi kalian tidak meyukai orang-orang yang memberi nasehat.”
Sumber : Al Majmu’atul kamilah lilmuallafat juz 8, karya syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa’dy hal. 340-341, Qoshoshul Anbiya’ Ibnu Katsir hal 82)
Langgan:
Entri (Atom)




MOHON MAAF….ADA KESALAHAN YANG SAYA BUAT PADA UNDANGAN DAUROH JAKARTA
DISANA SAYA TULIS
BERSAMA :
IMAM AHLUSSUNNAH INDONESIA AL USTADZ ABU HAZIM MUHSIN BIN MUHAMMAD BASHORY (PUTRA MAGETAN ASLI)
SEHARUSNYA CUKUP DENGAN
BERSAMA :
AL USTADZ ABU HAZIM MUHSIN BIN MUHAMMAD BASHORY
TANPA IMAM AHLUSSUNNAH INDONESIA
DAN SEMUA ITU MURNI KESALAHAN DARI SAYA
DENGAN BERHARAP WAJAH ALLOH SAYA BERTAUBAT DARI KESALAHAN TERSEBUT..